Jumat, 03 Juni 2011

Pasang Surut Bisnis Parkit

Diawal Tahun 2000 burung parkit pernah menjadi tren, banyak masyarakat yang menernakan burung ini terutama di daerah sekitaran Solo. Harga yang waktu itu menggiurkan menarik minat warga, mereka berbondong-bondong untuk menternakan burung parkit ini. Pada waktu itu kendala pertama yang dihadapi adalah krisis moneter, akan tetapi tidak berpengaruh signifikan pada harga burung parkit, hanya saja biaya produksi yang meningkat di akibatkan harga pakan yang naik relatif tinggi. Kenapa harga pakan naik? karena pada saat itu kebanyakan jemawut yang menjadi pokok makanan parkit masih didatangkan dari luar negeri, sehingga krisis moneter perpengaruh langsung dengan kenaikan harga pakan. Tetapi dimasa sekarang jangan khawatir karena jemawut sudah dapat diproduksi dalam negeri dan kwalitasnya tidak kalah dengan yang impor. Setelah fruktuasi rupiah lambat laun mulai stabil, peternak dihantam dengan isu H5N1 atau lebih dikenal dengan flu burung. Kejadian ini merupakan pukulan telak bagi peternak parkit, hal ini mengakibatkan harga parkit dipasaran turun drastis, bahkan hampir tidak ada nilai jualnya. Bukan saja peternak parkit yang mendapat pukulan ini, seluruh peternak unggas produksi seperti ayam potong dan ayam petelur yang dikelola secara profesional pun mendapatkan imbas dari kejadian ini. Banyak para peternak besar yang gulung tikar bahkan sampai sekarang pun ada sebagian yang tidak bisa merintis usahanya lagi.
Yang unik dari beternak burung parkit adalah dimulai dari hobi dan akan kembali ke hobi lagi, hal ini yang menyebabkan pangsa pasar parkit stabil. karena konsumen burung ini kebanyakan penghobi burung sehingga berapapun harganya tidak masalah asalkan dapat memuaskan hati pembelinya. Tidak heran ketika krisis moneter melanda komoditas yang masuk wilayah hobi tidak terpengaruh dampak buruk krisis moneter tersebut. Kepanikan pasar tidak melanda komoditas hobi.
Ditahun ini Burung parkit mulai naik daun, harga burung ini mengalami peningkatan terus menerus walaupun tidak setinggi kerabat dekatnya (Love Bird). Kalau bisa membaca pasar burung parkit mempunyai prospek yang cukup baik sebagai penambah penghasilan keluarga.

1 komentar:

  1. asalamualaikum gan,,
    ane mau numpang iklan,
    kalau ada yang cari burung parkit di daerh
    KARESIDENAN SURAKARTA
    ane ternak burung parkit ni, 1 pasang cuman berkisar 70-80 ribu saja, di jamin sudh bisa terbang, dan siap di budidayakan lagi,
    usaha ini baru saja gw rintis, gw baru punya kira2 35 pasang yang siap ber telur.
    kalau mau lihat burung nya bisa datang aja di alamat di bawah ini:

    cerme, rt 13 rw 01,
    Juwangi,
    Boyolali,
    Jawa tengah

    ttd

    HARMANUNG ADI S

    Nope : 087788774472
    fb : harmanung adi s
    e-mil : harmanungadisusilo@yahoo.co.id

    BalasHapus